Pemprov Bali Perkuat Sinergi Pengembangan dan Pemasaran Produk Pertanian Padang Kasna di Temukus

Karangasem, 29 Agustus 2026 — Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong pengembangan potensi pertanian lokal yang memiliki nilai budaya dan ekonomi bagi masyarakat. Salah satu potensi tersebut adalah Padang Kasna di Desa Adat Temukus, Kabupaten Karangasem.

Sebagai langkah awal penguatan potensi tersebut, dilaksanakan pembahasan sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam upaya pengembangan dan peningkatan pemasaran produk pertanian Padang Kasna di Desa Adat Temukus, Karangasem, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas perhatian Gubernur Bali terhadap pengembangan Padang Kasna sebagai salah satu potensi lokal yang perlu terus diperkuat. Pemerintah Provinsi Bali memandang bahwa pengembangan potensi tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor serta keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama.

Dalam pembahasan tersebut, sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari pengembangan pertanian dan budidaya, kelembagaan, legalitas pemanfaatan, pengembangan produk, hingga peningkatan pemasaran.

WhatsApp Image 2026-08-31 at 15.33.19 (1)

Perkuat Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah

Pengembangan Padang Kasna tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali turut mendorong penguatan aspek kelembagaan serta peluang pengembangan usaha berbasis koperasi dan UMKM. Pengembangan nilai tambah melalui hilirisasi produk juga menjadi salah satu peluang yang dapat dikaji lebih lanjut dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, aspek pertanian menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan produksi Padang Kasna. Penguatan budidaya, kondisi lahan, kesuburan tanaman, serta kebutuhan tanaman menjadi bagian yang perlu mendapatkan perhatian dalam proses pengembangan.

Dari sisi perindustrian dan perdagangan, pengembangan produk dan perluasan pemasaran menjadi bagian penting untuk meningkatkan nilai ekonomi Padang Kasna. Potensi produk diharapkan tidak hanya memiliki nilai lokal, tetapi juga dapat dikembangkan agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

WhatsApp Image 2026-08-31 at 15.33.18 (1)

Legalitas dan Ketentuan Adat Menjadi Perhatian

Selain aspek ekonomi dan pertanian, pengembangan Padang Kasna juga perlu memperhatikan aspek legalitas serta ketentuan adat yang berlaku di Desa Adat Temukus.

Kepastian mengenai sumber, pemanfaatan, mekanisme pengelolaan, serta ketentuan yang harus dipenuhi menjadi hal penting sebelum dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Sebagai bagian dari masyarakat adat, pengelolaan Padang Kasna juga diharapkan tetap memperhatikan nilai-nilai dan ketentuan adat setempat. Dengan demikian, pengembangan ekonomi dapat berjalan selaras dengan pelestarian budaya dan keberlanjutan lingkungan.

Masyarakat Menjadi Bagian Utama Pengembangan

Pelibatan masyarakat Desa Adat Temukus menjadi bagian penting dalam upaya pengembangan Padang Kasna. Berbagai kondisi dan aspirasi masyarakat menjadi masukan dalam menentukan langkah pengembangan ke depan.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah ingin memastikan bahwa pengembangan Padang Kasna tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan pemasaran, tetapi juga memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan ekosistem pengembangan yang lebih kuat, mulai dari produksi, pengolahan, kelembagaan hingga pemasaran.

WhatsApp Image 2026-08-31 at 15.33.20 (2)


Menuju Produk Pertanian Bernilai Tambah

Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong agar berbagai potensi lokal dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah. Padang Kasna di Desa Adat Temukus menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan dengan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, koperasi, UMKM, serta pemangku kepentingan lainnya, pengembangan Padang Kasna diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas peluang pemasaran.

Dari Desa Adat Temukus, Karangasem, sinergi dan kolaborasi terus dibangun untuk mengembangkan potensi pertanian lokal, memperluas pemasaran produk, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Bali.[youtube-video]https://youtu.be/CKfhdwgICZ4[/youtube-video]